Pada hari Jum’at, 24 April 2026, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Hadis (IH) menyelenggarakan kegiatan Kajian Lintas Prodi dengan tema “Navigasi Era Post-Truth: Sinergi Konsep Tabayyun dan Kritik Sanad-Matan dalam Menangkal Hoaks di Media Sosial.” Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan FUADAH dengan menghadirkan pemateri Dr. Agus Ahmad Su’aidi, Lc., M.A.
Kegiatan ini menjadi wadah diskusi ilmiah bagi mahasiswa untuk memahami tantangan di era digital, khususnya maraknya penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya konsep tabayyun sebagai upaya klarifikasi informasi serta metode kritik sanad dan matan sebagai pendekatan ilmiah dalam menilai validitas sebuah berita. Selain itu, peserta juga diajak untuk mampu membedakan antara fakta dan opini serta memahami pentingnya memeriksa kredibilitas sumber informasi.
Melalui kajian ini, peserta diajak untuk lebih bijak dalam menerima, menyaring, dan menyebarkan informasi. Mahasiswa juga diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam memberikan tanggapan kritis terhadap berbagai sumber berita, tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan, serta turut mengedukasi masyarakat agar terhindar dari penyebaran hoaks.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antarprogram studi dapat terus terjalin serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab persoalan sosial di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
0 Komentar