Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, keberadaan toko buku loak masih memiliki tempat tersendiri bagi para pencinta buku. Untuk mengetahui lebih jauh tentang dunia buku bekas, Ketua Umum himpunan Mahasiswa program studi Ilmu Al- Qur'an dan Tafsir melakukan wawancara dengan salah satu penjual toko buku loak yang telah menekuni usaha ini selama kurang lebih 25 tahun.
Menurut beliau, menjadi penjual buku loak bukanlah pekerjaan yang selalu memberikan penghasilan tetap. Pendapatan yang diperoleh tidak menentu, tergantung pada jumlah pembeli yang datang. Meskipun demikian, beliau tetap bertahan karena kecintaannya terhadap buku dan dunia literasi.
Dalam wawancara tersebut, beliau juga menyampaikan pandangannya mengenai kondisi literasi di kalangan generasi muda saat ini. Menurutnya, salah satu masalah yang dihadapi oleh kaum muda adalah krisis literasi. Banyak orang belum menyadari bahwa membaca buku merupakan sumber penting untuk memperoleh ilmu pengetahuan.
Beliau mengatakan bahwa tanpa membaca buku, seseorang akan kesulitan mendapatkan pengetahuan yang lebih luas. Namun pada zaman sekarang, minat membaca buku dinilai mulai berkurang karena masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu dengan teknologi seperti telepon genggam dan laptop.
Padahal, menurut beliau, bangsa yang maju adalah bangsa yang masyarakatnya gemar membaca. Buku, termasuk buku bekas sekalipun, tetap memiliki nilai yang sangat berharga karena di dalamnya tersimpan ilmu dan pengetahuan yang tidak lekang oleh waktu.
Di sisi lain, kondisi ekonomi juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minat membaca. Dengan biaya hidup yang semakin tinggi, tidak semua orang mampu membeli buku baru. Beliau juga menuturkan bahwa buku bekas tidak kehilangan nilainya. Bahkan hingga saat ini, buku-buku tersebut masih memiliki nilai jual yang tinggi karena ilmu yang terkandung di dalamnya tetap relevan dan bermanfaat
Di akhir wawancara, beliau memberikan pesan kepada para penggiat literasi, khususnya generasi muda. Ia berharap agar masyarakat dapat membaca buku sebanyak mungkin dari buku yang tersedia, serta menjaga dan menyimpannya dengan baik agar tetap bermanfaat bagi orang lain di masa depan.

0 Komentar