Al-Qur'an Dalam Menyikapi HIV/AIDS
Ona Devita Reni Andari
HIV/AIDS merupakan akronim dari Human Immunodefiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome. AIDS muncul berupa berbagai penyakit komplikasi yang memberat dikarenakan system imun yang lemah. Virus HIV telah menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, jika tidak diobati dengan menggunakan ARV atau peredam pergerakan virus maka fase menuju AIDS kisaran lima hingga sepuluh tahun.
HIV/AIDS dimulai pada tahun 1979 di Amerika Serikat yang dikatahui ditemukan oleh dua orang lelaki dengan keadaan mengalami Pneumocystis Carini dan Sarcoma Kaposi. Di Indonesia sendiri, kasus HIV untuk pertama kalinya diketahui sejak April 1987 di Bali yang merupakan warga negara Belanda. Publik dunia terus mengupayakan penyelesaian masalah HIV/AIDS dengan mengembangkan terapi antivirus seperti highly active antire-troviral therapy (HAART).
Penularan virus HIV diketahui oleh transmisi seksual dan non seksual. Menurut KAP, gejala klinis ODHA ( Orang Dengan Hidup HIV /AIDS meliputi dua macam yaitu gejala utama dan gejala sekunder. Gejala utamanya adalah penurunan berat badan lebih dari 10% dalam sebulan, diare kronis yang berlangsung selama lebih dari 1 bulan, penurunan kesadaran dan penyakit saraf dan demensiasi HIV. Gejala sekunder yakni batuk lebih dari satu bulan dan sebagainya.
Pencegahan HIV/AIDS dikenal dengan ABCD yakni Abstinance (tidak melakukan seks), Be Faithful (saling setia pada pasangan), Condom (penggunaan kondom merupakan cara efektif untuk mencegah penyebaran HIV), Don't Inject (jangan menyuntik) hinsari penggunaan jarum suntik yang tidak steril atau terinfeksi HIV, dan yang terakhir Education (pendidikan).
Sebagaimana dalam Qur'an Surat Ali Imran ayat 104.
وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
Artinya: " Dan Hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar : merekalah orang-orang yang beruntung"(QS Ali Imran:104)
Seruan kepada kebaikan dan yang ma'ruf mempunyai makna universal. Karena ma'ruf mempunyai makna segala sesuatu yang dianggap sebagai baik secara universal. Lawan dari ma'ruf adalah mungkar. HIV/AIDS secara universal dianggap sebagai penyakit yang membawa banyak dampak negatif. Sesuatu penyakit yang membahayakan jiwa, maka ia bisa dimasukkan dalam kategori sesuatu yang harus dicegah (munkar).
Pencegahan penyebaran HIV/AIDS dapat dilakukan dengan mewujudkan nilai-nilai universal dan kemanusiaan. Dengan kata lain Al-Qur'an menguraikan pesan moral tentang perlindungan manusia, termasuk perlindungan dari penyakit endemik seperti HIV/AIDS.
Kamis, 21 Oktober 2021
0 Komentar