Tak Mau Pilu
Karya : N fadzilah
Dering alarm membangunkan anggunnya sarira
Namun Ujung jari menerpanya begitu saja
Itulah aku sang pemalas
Yang berada pada lakuna-lakuna fatamorgana
Lalu bagaimana?
Masih mau menetap pada lakuna?
Kaki melangkah dengan pelan
Ludahpun tertelan dengan sangat-sangat pelan
Itu akibat diri yang tak peka dengan keadaan
Mana mungkin jiwa-jiwa pengaruh masa depan
Hanya duduk memangku tangan tanpa sedikitpun ayunan ?
Kini seorang aku bangkit dari ranjang yang penuh kesengsaraan
Kini seorang aku keluar dari lakuna menuju luasnya semesta
Yang penuh dengan asa, harsa, kuasa dan perlu banyak upaya
Demi detik yang berlalu
Diri seorang aku tak mau menjadi sayup pilu
Atas ulah nafsu, nafsu yang menggerogoti hati kecil itu
Sedikit coretan tinta malam lalu
Yang mengingatkan ku pada mu makhluk tak kasat netra
Namun berperan pasti pada setiap laku manusia
Waktu...
Terimakasih mau bersatu disetiap aku layu
0 Komentar